SMS/WA : 0896 6874 3663 | 0858 4099 3646

Blog

“Tips Supaya Hubungan Seks Tidak Terasa Sakit………….

Beberapa tahun yang lalu, Pusat Penyuluhan Kesehatan Seksual di Indiana University melaporkan bahwa 30% wanita usia 18-59 tahun mengalami rasa sakit selama interaksi seksual. 30 persen! Angka yang sangat mengejutkan.

Nyeri saat berhubungan seksual memang tidak terlalu banyak dibahas. Banyak wanita yang memiliki anggapan bahwa seks seharusnya atau sewajarnya memanglah tidak nyaman, sehingga memaksakan diri mereka untuk terus merasakan rasa sakit saat berhubungan seksual. Kurangnya wacana hanya melanggengkan kecenderungan pemahaman yang salah tersebut. Ketika Seseorang khususnya pada wanita yang terbiasa berhubungan seks secara menyakitkan, otak akan mulai mengasosiasikan seks dengan nyeri. Jika terus berkelanjutan maka stres mental ini justru hanya akan memperburuk keadaan.

Jika kamu ingin terhindar dari rasa sakit saat berhubungan seksual, sebenarnya banyak sekali cara yang dapat di explore bahkan dimulai dengan cara yang sederhana. Berikut beberapa ulasannya:

Menanamkan Pendidikan Seksual pada Diri Sendiri

Pendidikan seksual melingkupi segala aspek, bukan hanya tips cara bercinta/berhubungan seks, tetapi juga bagaimana kamu mampu mengontrol emosi dan berkomunikasi dengan pasangan kamu terutama ketika merasakan nyeri saat berhubungan seksual.

Pendidikan seks juga bertujuan untuk memahami rasa sakit atau nyeri saat bersenggama. Apakah nyeri tersebut normal atau tidak?

Ada banyak jenis dan penyebab nyeri saat berhubungan seks;

Dispareunia adalah istilah untuk nyeri selama berhubungan seksual. Dispareunia atau painful intercourse sering muncul secara terus-menerus atau sewaktu-waktu di daerah kemaluan dan terjadi sesaat sebelum, selama, atau sesudah berhubungan seksual. Vagina, klitoris, dan labia adalah area-area yang umumnya terasa sakit ketika penderita dispareunia melakukan hubungan seksual. Dispareunia dapat disebabkan oleh vaginismus atau trauma urogenital lokal atau kondisi peradangan seperti robekan hymen, laserasi labial, uretritis, atau kondisi peradangan pada kelenjar labial atau vagina (vaginitis).

Vaginismus mengacu pada kontraksi vagina yang dapat menyebabkan rasa sakit. Vaginismus sendiri merupakan disfungsi seksual yang terjadi pada wanita berupa kekejangan abnormal otot vagina sepertiga bagian luar dan area sekitar vagina.

Vaginismus bisa menyerang wanita diberbagai tahapan usia. Mulai dari usia ketika seorang wanita sudah aktif secara seksual, sampai wanita yang sudah berusia lanjut atau tua.

Nyeri seksual juga dapat diakibatkan oleh kondisi lain seperti sistitis internal endometriosis, kista ovarium, fibroid, tumor, atau kekeringan vagina. Infeksi menular seksual seperti vaginosis bakteri dan klamidia dapat pula mengakibatkan rasa sakit. Kamu juga dapat mengalami rasa sakit jika memiliki selaput dara yang sepenuhnya atau sebagian utuh,dan sebaliknya pasanganmu memiliki penis yang sangat besar sehingga menghantam Cervix (Leher Rahim) saat penetrasi.

Pengalaman pelecehan seksual juga dapat menyebabkan  nyeri saat berhubungan seksual. Traumatik secara seksual, seperti pemerkosaan dapat berkelanjutan hingga masa menikah. Rasa nyeri itu akan timbul akibat trauma psikis, hal tersebut merupakan vaginismus sekunder.

Mengelola Nyeri seks Pribadi

Selain bantuan Ahli terapi seks atau dokter spesialis masalah seksual, gangguan nyeri pada saat berhubungan seksual juga dapat dikelola secara pribadi. Kamu dapat meminimalkan rasa sakit saat berhubungan seksual dengan tips berikut ini:

  • Gunakan BANYAK lube atau pelumas. Salah satu penyebab utama nyeri seksual adalah kekeringan vagina. Ada stigma terhadap produksi pelumas alami yang cukup pada wanita, sehingga banyak wanita yang ragu-ragu untuk menggunakan pelumas buatan. Hal itu tentulah tidak 100% benar, Jika kamu mengalami sedikit ketidaknyamanan saat berhubungan seks, pelumas bisa menjadi jalan alternative penyelesaiannya. Lube/pelumas tidak hanya dapat mengurangi nyeri seksual, tetapi juga dapat memperkuat sensasi menyenangkan saat berhubungan seks.
  • Mengoptimalkan Foreplay. Banyak wanita terlalu cepat melakukan hubungan intim sebelum tubuh mereka siap untuk mencapai puncak orgasme. Sulit bagi tubuh wanita untuk mendapatkan cukup pelumasan jika terlalu cepat melakukan foreplay atau melewatkan sama sekali. Jika kamu terangsang sebelum berhubungan seks, kamu akan cenderung mengalami ketidaknyamanan.
  • Ambil kendali pada saat penetrasi. Pegang penis pasangan kamu, dan masukkan secara berirama dan terkontrol. Lakukan dengan perlahan dan senyaman yang kamu rasakan.
  • Rubah posisi seks kamu. WOMAN ON THE TOP merupakan posisi yang tepat karena bukan hanya posisi ini menjadikan kamu mudah mengontrol penetrasi tetapi juga dapat mengatur kedalaman, sudut dan ritme gerakan. Komunikasikan juga dengan pasangan kamu untuk melakukan salah satu posisi seks yang juga baik dan nyaman buat kamu salah satunya posisi seks SPOON yang bertujuan untuk penetrasi dangkal.
  • Berikan lebih perhatian pada titik rangsangan kamu yang mudah untuk membuat kamu orgasme. Misalnya klitoris. Klitoris bisa menjadi tempat untuk mendapatkan rasa ekstra menyenangkan. Klitoris juga tidak akan memberikan rasa nyeri dan justru biasanya lebih menyenangkan dibanding saat pasangan langsung melakukan penetrasi.
  • Jangan dipaksakan jika rasa sakit mengganggu kamu. Nyeri saat berhubungan seks akan membuat kamu frustasi. Meluangkan waktu sejenak dengan focus ke kegiatan atau hal lain sangat berguna buat kamu. Dan kamu dapat mencoba lagi untuk mulai melakukan aktifitas seksual jika kamu sudah merasa sanggup.
  • Latih otot PC kamu. Ketika kamu buang air kecil dan mencoba menahan aliran kencing tersebut dengan melakukan kontrol terhadap otot sekitar alat kelamin, maka otot yang digunakan menahan aliran kencing itulah yang disebut sebagai otot PC. Cara mengetahui kondisi otot PC adalah dengan memasukkan sebuah jari yang telah dicuci bersih ke dalam Vagina kemudian mencoba melakukan kontraksi pada otot PC. Bila benar, maka seharusnya jari tersebut merasa seperti diremas. Bila tidak terasa diremas ada dua kemungkinan yaitu Otot PC lemah atau belum berhasil menggerakan otot PC. Cara melatih otot PC salah satunya yaitu dengan melakukan Senam Kegel.
  • Mengatur pernafasan. Bernafas! Mengatur pernafasan sangatlah penting. Jika tubuh kamu terbiasa dengan rasa nyeri saat berhubungan seks, kamu secara alami akan tegang. Cobalah untuk meredakan ketegangan kamu dengan bernafas secara dalam melalui hidung dan keluar melalui mulut Anda. Visualisasikan mengirimkan napas kamu di seluruh tubuh, sehingga ketegangan kamu akan lambat laun berkurang.

 

Penulis : A. FANANI

Sumber : #Dari Berbagai Sumber

Benarkan Seks Solo adalah Cara Memuaskan Hasrat Seksual Seorang Diri Secara Sehat?

“Solo Seks atau kegiatan melampiaskan hasrat seksual secara sendiri dikenal dengan istilah “MATURBASI“. Tidak bisa dipungkiri jika solo seks ini tidak hanya dilakukan oleh kaum pria, tetapi juga terjadi pada kaum wanita.”

Mungkin bagi sebagian orang yang hidup di lingkungan religius akan merasa canggung bahkan jijik jika bersinggungan dengan perilaku masturbasi ini. tetapi menurut pandangan lain seperti yang disampaikan oleh pakar psikologi seksual Zoya Amirin, M psi; Solo seks atau masturbasi bukanlah sesuatu yang salah atau kotor.

Seks setelah menikah merupakan satu-satunya hubungan seks secara sehat, tetapi hal tersebut juga didukung oleh banyak faktor, salah satunya kepekaan emosi terhadap pasangan.

Berbeda dengan pengalaman seks pra nikah, untuk mencapai orgasme seks setelah nikah memang bukan hanya sekedar mencari kepuasan saja tetapi juga didukung dengan keterlibatan emosi secara mendalam.

Pertanyaan yang sering timbul dalam pikiran kita adalah “bagaimana perilaku seks yang sehat bagi mereka yang belum memiliki pasangan dan atau sudah memiliki pasangan/menikah tetapi jarang bertemu karena bekerja di tempat yang jauh?”

Berbeda dengan pria, wanita lebih mampu menekan hasrat seksualnya walaupun terkadang keinginan itu timbul. Hal ini sering terlihat jika wanita yang telah menjadi single parent mampu mengesampingkan ego keinginan seksualnya dibandingkan single parent yang terjadi pada pria. Tetapi perlu diingat juga bahwa kebutuhan seksual merupakan bagian dari kebutuhan biologis sehingga tidak bisa dipungkiri jika keinginan tersebut bisa kapan saja datang.

Beberapa pengalaman yang diungkapkan oleh pasangan kesepian dan para single parent dengan blak-blakan menyampaikan tentang cara melampiaskan hasrat seksualnya jika memang benar-benar sudah tidak terbendung yaitu dengan cara seks solo atau masturbasi. Hal tersebut dijadikan sebagai cara alternative yang tepat ketimbang melakukan hubungan seks dengan orang lain. ( dikutip dari : http://mommiesdaily.com/2017/03/14/solo-seks-cara-sehat-memuaskan-hasrat-seksual…. )

Berbeda dengan pria, wanita lebih mampu menekan hasrat seksualnya walaupun terkadang keinginan itu timbul.

Mungkin dalam pandangan sebagian besar masyarakat khususnya Indonesia dengan budaya ketimurannya dan kental dengan nuansa Agamisnya khususnya Agama Islam, perilaku masturbasi/seks solo masih dianggap sesuatu yang tabu dan tidak pantas. Bahkan perilaku seks solo ini pun dianggap sebagai salah satu indikator adanya gangguan kesehatan mental.

Berbeda pandangan dari sisi lain yang diungkapkan oleh Zoya Amirin; Seksolog ini berujar bahwa seks  solo ini merupakan bagian penting dalam hubungan seksual. Setidaknya bagi perempuan bisa berguna untuk mengetahui pemetaan seks pada tubuhnya sendiri. Artinya, kita bisa membantu diri sendiri untuk mencari tahu bagaimana caraya  mencapai orgasme.

Hal senada juga diungkapkan oleh terapis seksual dari San Francisco yaitu Vanessa Marin. Ia menyatakan kalau masturbasi bisa membuat orang mengenal tubuh, belajar bagaimana orgasme, mengembangkan rasa percaya diri yang lebih baik, mengurangi stres. Tapi perlu digaris bawahi bahwa solo seks atau masturbasi bukanlah skala prioritas utama pelampiasan hasrat seksual.

Herbal Pelangsing QSLIM – Hampir rata-rata setiap Pria menilai wanita langsing lebih menarik. Hal ini dikarenakan mereka mengasosiasikannya dengan kemudaan, kesuburan, dan risiko rendah penyakit.

Hal ini mengemuka berdasarkan penelitian terbaru dari University of Aberdeen, yang menemukan “kebugaran evolusi” menentukan apa yang pria nilai menarik dari seorang wanita.

Temuan itu bertentangan dengan teori-teori sebelumnya, yang menemukan orang tertarik dengan tipe tubuh yang lebih banyak lemak karena secara historis mereka bisa bertahan hidup dari kelaparan.

Profesor John Speakman, yang membantu mengkoordinasi penelitian, mengatakan bahwa ada dua hal dalam evolusi kebugaran, yaitu kelangsungan hidup dan kemampuan untuk memproduksi.

“Apa yang ingin kami selidiki adalah gagasan bahwa ketika kita melihat seseorang dan berpikir mereka menarik secara fisik,” ujarnya.

Para ilmuwan lantas membangun sebuah model matematika yang dikombinasikan dengan hubungan antara tingkat obesitas, harapan hidup dan kesuburan.

Dalam model itu memperkirakan bahwa orang akan melihat wanita dengan indeks massa tubuh (BMI) antara 24 dan 24,8 sebagai yang paling menarik secara fisik.

Peneliti lantas menguji prediksi itu pada lebih dari 1.300 orang, pria dan wanita, dari Inggris dan sembilan negara lainnya.

Peserta ditunjukkan 21 kartu gambar yang menunjukkan wanita dengan berbagai tingkat kegemukan tubuh. Mereka lantas diminta untuk menyusun gambar itu dari mulai yang paling menarik hingga yang kurang menarik.

Ternyata, pria dan wanita memiliki penilaian yang sama terhadap gambar yang paling menarik.

Gambar yang paling kurus dengan BMI sekitar 19 dinilai sebagai yang paling menarik. Sementara yang makin gemuk, dinilai makin kurang menarik.

Ini kontras dengan prediksi matematika model “kebugaran” yang menyebutkan bahwa orang paling menarik yaitu memiliki BMI 24 hingga 24.8. Alasan perbedaan itu muncul ketika subjek diminta menyebutkan berapa usia orang yang ada di gambar itu.

Dalam latihan ini, mereka menilai bahwa orang gemuk memiliki usia lebih tua. Usia sendiri merupakan indikator kuat dari kebugaran evolusi.

Ketika faktor usia dimasukkan dalam model kegemukan optimal, angka BMI berada pada 17 dan 20 – sesuai dengan pendapat orang tentang gambar yang paling menarik.

Penemuan ini menunjukkan bahwa wanita langsing lebih menarik karena diasosiasikan dengan kemudaaan – BMI antara 17 dan 20 – sesuai dengan BMI rata-rata usia 18-20 tahun, dengan kesuburan maksimal dan risiko penyakit yang minimal di masa depan.

 

Sumber : #Dari berbagai sumber –

Ada sebuah slogan atau tulisan yang cukup menarik, yaitu “ MENJADI TUA ITU PASTI TETAPI MENJADI DEWASA ADALAH PILIHAN”.

Tulisan tersebut memang dapat menjadi cerminan bahkan tamparan bagi kita karena pastinya setiap orang yang hidup di dunia pasti akan menjadi tua. Namun meskipun sudah tua dalam usia, ternyata tingkat kedewasaan setiap orang dapat berbeda-beda. Usia seseorang tidak dapat dijadikan sebagai tolok ukur dalam menilai tingkat kedewasaan seseorang dalam hal berpikir, berperilaku, bertutur kata, serta dalam membuat keputusan.

“Berbeda dengan pria, wanita lebih cepat untuk dewasa 11 tahun daripada pria. Hal ini menurut Kesimpulan yang diperoleh dari jajak pendapat yang dilakukan Nickelodeon UK.”

Perbedaan lain juga ditemuan dari sebuah penelitian di Newcastle University yang menjelaskan kenapa kaum wanita lebih cepat menjadi dewasa. Para peneliti mengungkap, otak anak gadis lebih cepat berkembang untuk membuat otak lebih efisien dalam bekerja ketimbang anak laki-laki.

Ketika orang bertambah tua, bagian tertentu dari otak akan menyusut. Ini karena otak secara otomatis “membuang” hubungan antara sel-sel yang tidak perlu, maka kerja otak pun semakin efisien. Hubungan-hubungan sel yang tidak terpakai itu pun menyusut dan mati.

Hasil pemindaian bagian dalam otak yang dilakukan para peneliti pun menunjukkan bahwa proses penyusutan ini mulai terjadi pada anak gadis berusia sekitar 10 tahun. Namun belum terjadi bahkan pada pria berusia 20 tahun.

Bertambahnya usia seseorang akan terjadi secara pasti, sedangkan tingkat kedewasaan seseorang sangat dipengaruhi dari pengalaman hidup dan lingkungan sekitarnya serta membutuhkan proses pembelajaran.

Dewasa bisa diartikan dalam beberapa definisi, tetapi pada umumnya dewasa lebih diartikan pada tingkat kedewasaan berpikir/pola pikir seseorang ( dewasa secara psikologis ) dibandingkan dewasa secara fisik/usia.

Ada beberapa cara dalam mengukur apakah Anda sudah menjadi dewasa atau belum, berikut beberapa aspek yang bisa menjadi tolak ukur kedewasaan seseorang :

  1. Menerima Diri Sendiri

Manusia diciptakan oleh Tuhan dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Seseorang yang sudah dewasa akan menyadari kelemahan yang ada pada dirinya. Jika ada orang lain yang memberitahu tentang kelemahannya tersebut maka ia akan ikhlas menerima. Dalam proses kedewasaan, Anda tidak akan keberatan dengan banyak kritik yang ditujukan kepada diri Anda.

Orang yang dewasa mengenal dirinya sendiri dengan lebih baik, dan senantiasa berusaha untuk menjadi lebih baik. Ia tidak berkepentingan untuk menandingin orang lain, melainkan berusaha mengembangkan dirinya sendiri. Dr. Abraham Maslow berkata, “Orang yang dewasa ingin menjadi yang terbaik sepanjang yang dapat diusahakannya. Dalam hal ini dia tidak merasa mempunyai pesaing-pesaing.

  1. Mengetahui dan Memaksimalkan Kelebihan dalam Diri

Kedewasaan seseorang juga ditunjukkan dengan mengetahui dan memahami tentang kelebihannya. Kelebihan tersebut bukan untuk disombongkan, melainkan untuk terus dikembangkan untuk mencapai cita-cita ataupun impian yang diinginkan. Nah, untuk itu tingkatkanlah apa yang menjadi kelebihan Anda sehingga mampu menutupi kekurangan dalam diri Anda.

  1. Dapat Mengontrol Emosi dengan Baik

Mengontrol emosi bukanlah hal yang mudah. Seseorang yang memiliki sifat manja dan suka ngambek memiliki tantangan tersendiri dalam mengamalkan tips yang satu ini. Seseorang yang sudah dewasa dapat melakukannya dengan baik. Ketika dihadapkan dalam suatu permasalahan ia mampu mengendalikan perilaku dan sikapnya di depan orang lain dengan baik.

  1. Tidak Membedakan Orang Lain

Setiap manusia memiliki kedudukan yang sama di depan Tuhan. Kita yang merupakan sama-sama makhluk ciptaan Tuhan tidak memiliki hak untuk memandang rendah orang lain. Kedewasaan seseorang mampu dan sadar bahwa membeda-bedakan orang lain itu bukan hal yang menyenangkan. Oleh karena itu, ia mampu untuk tidak memandang orang lain lebih rendah darinya.

  1. Bertanggung Jawab Akan Kesalahan

Sifat kekanakan biasanya menutupi kesalahan yang ia perbuat bahkan melemparkan kesalahan tersebut kepada orang lain yang tidak bersalah. Berbeda dengan seseorang yang dewasa yang dengan sadar mengakui kesalahan yang ia perbuat dan mau bertanggung jawab atas apa yang telah ia lakukan.

  1. Tidak Merasa Pintar Sendiri

Setiap manusia pasti memiliki kepintaran dalam bidang tertentu. Bisa dalam bidang akademis ataupun non akademis. Seseorang yang sudah dewasa menyadari hal itu sehingga membuat mereka tidak merasa dirinya paling pintar di antara yang lainnya.

  1. Memiliki Pandangan yang Luas

Seseorang yang sudah dewasa tidak akan memiliki pandangan yang sempit akan suatu hal. Biasanya mereka tidak serta merta melahap semua perkataan orang. Mereka akan menyaring perkataan tersebut dengan mencari kebenarannya terlebih dahulu.

Demikianlah beberapa kriteria yang dapat menjadi tolak ukur apakah Anda bisa dikatakan sudah dewasa atau belum. Ingat! Untuk menjadi dewasa bukanlah perkara yang mudah, tetapi juga bukan sesuatu hal yang tidak mungkin jika kita mau dan berusaha untuk merubahnya.

 

“Selain Pinggang Ramping, hal terpenting yang menunjang tubuh kelihatan langsing adalah mengurangi lemak di perut.”

Sudah menjadi hal yang lumrah bahwa Impian setiap wanita untuk memiliki pinggang yang ramping dan tubuh yang langsing. pinggang yang ramping dapat menjadi indikator seseorang memiliki derajat kesehatan lebih baik daripada orang lain. Seperti yang diungkapkan oleh Hans Vaaler seorang ahli gizi dari Inggris yang menyebutkan bahwa akumulasi kelebihan lemak di area pinggang akan meningkatkan resiko ketidakseimbangan hormon dan berefek buruk bagi kesehatan.

Apakah impian untuk memiliki pinggang ramping begitu sangat sulit? Tentu saja tidak, semua impian tersebut bisa terwujud asal Anda tahu rahasianya.

Kecukupan Protein, Percepat Pinggang Ramping.

Kenapa harus Protein?? Mengkonsumsi makanan tinggi protein terbukti mampu meningkatkan efek thermogenesis serta rasa kenyang dibanding diet dengan kandungan protein yang rendah.

Konsumsi makanan berprotein tinggi bermanfaat untuk menggantikan sebagian karbohidrat dengan sumber protein yang rendah lemak jenuh. Dengan  mencukupi konsumsi protein bagi tubuh maka terbakarnya lemak akan jauh lebih efektif dengan tetap menjaga kecepatan metabolisme jaringan otot. Tak hanya itu dengan memenuhi kecukupan asupan protein seperti kacang kedelai, ikan lele, jamur, ayam tanpa kulit, putih telur dan beberapa makanan dengan kandungann protein yang cukup tinggi akan memperbaiki dan memelihara pertumbuhan tiap sel dalam tubuh. Dengan demikian pinggang ramping nan cantik akan tercapai dan tentunya tetap  berenergi.

Selain Pinggang Ramping, hal terpenting yang menunjang tubuh kelihatan langsing adalah mengurangi lemak di perut.

Menghilangkan Lemak Di Perut

Pada dasarnya olahraga memang satu-satunya cara meningkatkan metabolisme tubuh dan malancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh sehingga tubuh menjadi lebih bugar dan sehat. Namun pada kenyataannya banyak orang yang rajin berolahraga tetapi masih memiliki tubuh yang gemuk dengan perut yang buncit. Lalu apa yang menyebabkan perut masih terlihat buncit meski sudah rajin berolahraga?.

Untuk mengecilkan perut dan menghilangkan lemak atau paling tidak mengurangi lemak jenuh yang tertanam dalam tubuh harus melalui proses yang membutuhkan kedisiplinan seperti mengatur dan menjaga pola makan, istirahat yang cukup, olahraga teratur, melakukan detoxifikasi dan mengkonsumsi suplemen herbal yang dapat membantu mempercepat proses metabolisme tubuh.

Pada sistem metabolisme tubuh manusia sumber tenaga yang paling banyak berasal dari karbohidrat dan gula. Lemak akan dibakar menjadi tenaga bila sumber karbohidrat dan gula telah habis. Lemak dijadikan sebagai sumber tenaga cadangan dengan cara mengangkat lemak masuk kedalam sel­sel otot untuk dijadikan tenaga. Namun lemak tidak akan berguna jika karbohidrat dan gula masih ada dalam arti lain tubuh lebih banyak karbohidrat dan gula.

Oleh karena itu pola makan dan pola hidup yang sehat adalah kunci utama untuk mendapatkan perut yang ramping, langsing dan sehat. Butuhi tambahan vitamin dan mineral tubuh dengan mengkonsumsi suplemen herbal yang tepat. Jangan salah pilih ya!!!

Mungkin Anda adalah termasuk sebagian orang yang belum mengenal tanaman Okra. Tanaman Okra memiliki banyak manfaat yang sangat penting yang dibutuhkan oleh tubuh. Tanaman ini juga berkhasiat untuk membantu mencegah berbagai macam penyakit berbahaya termasuk menstabilkan kadar gula dalam tubuh .

Okra banyak ditemukan di wilayah benua Afrika. Selain di Afrika, Okra sangat sesuai untuk dibudidayakan di daerah beriklim tropis dan hangat. Okra berwarna hijau, bertekstur  keras dan bila dimasak akan mengeluarkan lendir.

Okra merupakan salah satu sumber gizi yang sangat baik, pada tiap 100 gram okra, terkandung kurang lebih 33 kcal energi, 7,45 gram karbohidrat, 3,1 gram serat, 1,48 gram gula, 2 gram protein, dan 0,19 gram lemak. Okra mengandung berbagai mineral, seperti kalium, magnesium, tembaga, seng, dan kalsium. Okra juga menyimpan kandungan vitamin A, B, C, dan D. Sayuran berbiji ini juga unggul seratnya, yang tentunya bermanfaat membantu pencernaan, menstabilkan gula darah serta membantu mengontrol tingkat penyerapan gula.

Berikut beberapa manfaat Sayuran Okra :

Membantu menurunkan berat badan

Khasiat yang satu ini tentunya menarik bagi wanita yang menjaga bentuk tubuh dan berat badannya. Sayur Okra rendah kalori. Dalam setiap 100 gram okra hanya terkandung 30 kalori. Okra juga tidak mengandung lemak jenuh atau kolesterol.

Melancarkan pencernaan

Okra kaya serat dan dapat merangsang aktivitas saluran usus secara normal sehingga pencernaan akan bekerja secara optimal. Tanaman ini kaya lendir, yang akan keluar bila dipotong atau dimasak. Lendir ini melancarkan proses pencernaan dan penyerapan makanan dalam usus, sehingga membantu mencegah sembelit dan mempermudah pembuangan kotoran dan racun di dalam tubuh.

Menjaga sistem kekebalan tubuh

Mengonsumsi okra dapat membantu tubuh mengembangkan sistem kekebalan terhadap infeksi dan melindungi tubuh dari radikal bebas yang berbahaya. Zat besi dalam okra membantu mengatur molekul hemoglobin dalam sel-sel darah merah, yang bertanggung jawab dalam pendistribusian oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh.

Menjaga kesehatan mata, kulit, mulut, serta memperkuat tulang dan gigi

Vitamin A pada okra baik untuk menjaga kesehatan mata dan selaput lender. Kandungan mineral di dalam Okra juga dapat menjaga kulit agar tetap sehat. Antioksidan yang dikandung okra merupakan salah satu senyawa yang membantu mencegah kanker rongga mulut.

Okra segar banyak mengandung vitamin K yang berperan dalam membekukan darah pada luka dan diperlukan untuk memperkuat tulang. Okra juga penghasil kalsium yang baik untuk kesehatan tulang dan gigi.

Menstabilkan gula darah penderita diabetes

Sebuah studi Sekolah Kedokteran Hainan, Tiongkok, menemukan bahwa sayuran Okra mampu mengurangi penyerapan glukosa dan  dapat menstabilkan kadar gula darah penderita diabetes. Okra merupakan sumber yang kaya akan serat dan telah digunakan secara tradisional untuk menstabilkan kadar gula penderita diabetes. Selain itu, indeks glikemiknya rendah, sehingga menjadikannya pilihan yang baik untuk penderita diabetes. Namun para ahli kesehatan menganjurkan penderita diabetes untuk menghindari konsumsi okra bersamaan dengan konsumsi metformin karena hal tersebt justru menambah kadar gula darah penderita.

Sebuah penelitian juga menemukan bahwa esktrak biji okra dapat membantu menormalkan kadar trigliserida ( kadar lemak dalam tubuh )

Meringankan penyakit ginjal

Okra bermanfaat bagi penderita penyakit ginjal, dan mungkin juga bisa membantu menjaga kesehatan ginjal. Dalam sebuah penelitian pada tahun 2005 yang diterbitkan dalam Jilin Medical Journal, mengungkap bahwa mengkonsumsi tanaman okra dapat mengurangi risiko penyakit ginjal. Dalam studi ini munjukkan jika orang yang diberi makan okra setiap hari mengalami penurunan kerusakan ginjal dibandingkan orang yang tidak mengkonsumsi okra. Penyakit ginjal sering dipicu penyakit lain seperti diabetes, bahkan 50% penderita diabetes biasanya juga mengalami penyakit ginjal.

Banyak cara untuk mengolah okra untuk menjadi sajian nikmat, misalnya dibuat sayur, ditumis atau dibuat paduan salad. Memanfaatkan Orka sebagai sayuran atau makanan sehari-hari sangat bagus bagi tubuh Anda. Mulailah dari sekarang!

×
×
×
×